Matikan lampu (Dark Theme)

Kalkulator Dana Darurat

Dana darurat adalah bantal pengaman saat ada kejadian tak terduga. Kalkulator ini membantumu menghitung target dana darurat yang ideal sesuai pengeluaran dan jenis pekerjaanmu.

Kalkulator Dana Darurat

Siapkan dana untuk keadaan darurat

Rp

Berapa idealnya dana darurat?

Besarnya dana darurat bergantung pada kestabilan penghasilanmu. Karyawan tetap umumnya disarankan punya 3–6 kali pengeluaran bulanan. Pekerja lepas atau yang penghasilannya tidak menentu sebaiknya menyiapkan lebih banyak, sekitar 6–12 kali pengeluaran.

Rumus dana darurat

Perhitungannya sederhana:

Target Dana Darurat = Pengeluaran Bulanan × Jumlah Bulan

Pengeluaran bulanan mencakup semua kebutuhan hidup: sewa/cicilan, makan, transportasi, tagihan, dan kebutuhan pokok lainnya. Tidak perlu memasukkan tabungan atau investasi karena pos tersebut akan dihentikan sementara saat darurat.

Contoh perhitungan

Sinta adalah karyawan tetap dengan pengeluaran bulanan Rp4.000.000. Ia menetapkan target 6 bulan karena memiliki 1 tanggungan.

  • Target dana darurat: Rp4.000.000 × 6 = Rp24.000.000
  • Ia menyisihkan Rp500.000/bulan → butuh 48 bulan (~4 tahun) dari nol
  • Strategi: tingkatkan setoran ke Rp1.000.000/bulan → target tercapai dalam 2 tahun

Setelah menghitung target, gunakan Kalkulator Target Tabungan untuk mengetahui berapa yang harus disisihkan setiap bulan.

Kenapa dana darurat penting?

Tanpa dana darurat, satu kejadian seperti kehilangan pekerjaan atau biaya medis mendadak bisa memaksamu berutang atau mencairkan investasi di waktu yang tidak tepat. Dana darurat menjaga rencana keuanganmu tetap di jalur ketika hidup memberi kejutan.

Bangun secara bertahap. Mulai dari target satu bulan pengeluaran, lalu naikkan perlahan. Simpan di instrumen yang mudah dicairkan seperti rekening tabungan terpisah atau reksa dana pasar uang.

Lacak Progress Dana Daruratmu Secara Offline

Setelah menghitung target, kamu perlu memantau perkembangannya secara konsisten. Di aplikasi Bukuin, kamu bisa menetapkan target tabungan khusus untuk pos dana darurat dan mencatat setiap setoran langsung di HP-mu — 100% offline tanpa sinkronisasi cloud.

Rencanakan anggaran bulananmu agar pos dana darurat selalu terisi dengan menggunakan Kalkulator Anggaran 50/30/20.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa bulan pengeluaran yang harus jadi dana darurat?
Karyawan tetap disarankan menyiapkan 3–6 bulan pengeluaran. Pekerja lepas, wiraswasta, atau yang memiliki tanggungan keluarga sebaiknya menargetkan 6–12 bulan karena penghasilan mereka lebih tidak stabil.
Di mana sebaiknya menyimpan dana darurat?
Pilih instrumen yang mudah dicairkan (likuid) dan minim risiko, seperti tabungan di rekening terpisah, deposito jangka pendek, atau reksa dana pasar uang. Jangan simpan dalam saham atau instrumen jangka panjang karena sulitnya pencairan saat darurat.
Bagaimana cara membangun dana darurat dari nol?
Mulai dari target 1 bulan pengeluaran terlebih dahulu. Sisihkan minimal 10–20% dari penghasilan setiap bulan ke rekening terpisah khusus dana darurat. Setelah 1 bulan tercapai, lanjutkan hingga mencapai target akhir 3–12 bulan.
Apakah dana darurat termasuk investasi?
Tidak. Dana darurat adalah tabungan cadangan untuk kebutuhan mendesak, bukan untuk pertumbuhan aset. Jangan mengorbankan dana darurat demi investasi — keduanya harus dibangun secara paralel.
Kapan dana darurat boleh dipakai?
Hanya untuk kejadian yang benar-benar mendesak dan tidak terduga, seperti kehilangan pekerjaan, biaya medis mendadak, atau kerusakan rumah/kendaraan yang tidak bisa ditunda. Setelah dipakai, segera isi kembali.

Kelola Keuanganmu Secara Aman & Offline

Mulai kelola dana dan catat transaksi harianmu secara 100% offline dengan Bukuin. Tanpa iklan, tanpa daftar akun, dan datamu sepenuhnya tersimpan aman di perangkatmu sendiri!

Download Gratis di Google Play
Bukuin

Bukuin — Catat Keuangan

Gratis · Offline · Tanpa iklan

Download