Investasi
Apa itu Profil Risiko?
Penjelasan lengkap
Profil risiko dipengaruhi oleh dua hal: kemampuan finansial menanggung risiko (apakah dana darurat sudah aman, berapa lama jangka waktu investasi, dan seberapa stabil penghasilan) serta toleransi psikologis saat melihat nilai portofolio turun sementara.
Investor konservatif mengutamakan keutuhan modal dan cocok dengan deposito atau reksa dana pasar uang. Investor moderat siap menerima fluktuasi sedang demi imbal hasil di atas inflasi, sedangkan investor agresif berfokus pada pertumbuhan jangka panjang.
Satu orang yang sama bisa menerapkan profil risiko berbeda untuk tiap tujuan: konservatif untuk dana pernikahan tahun depan, dan agresif untuk dana pensiun 20 tahun lagi.
Contoh
Jika kamu membutuhkan dana tersebut 12 bulan lagi untuk uang muka rumah, profil risiko untuk tujuan itu harus konservatif sehingga dananya tidak ditempatkan di instrumen saham yang bergejolak.